Lima Fungsi Bahasa

Oleh : Taufi Qurrahman
Bahasa adalah salah satu alat komunikasi  terpenting yang ditemukan selama berjalannya peradaban manusia. Bahasa membantu kita berbagi pemikiran  dan memahami orang lain. Setiap kali kita berbicara, kita melakukannya dengan tujuan tertentu. Terkadang kita ingin menyampaikan pesan. mengungkapkan perasaan, meminta bantuan, atau hanya untuk mengatakan lelucon sekalipun.

Secara umum, ada lima fungsi utama bahasa, yaitu fungsi informasi, fungsi estetika, fungsi ekspresif, fungsi phatic, dan direktif. Semua Bahasa di dunia bergantung oleh sejumlah faktor, seperti latar belakang sosial, sikap dan tradisi. Bahasa selalu terkait dengan situasi di mana ia digunakan. Setiap orang memiliki latar belakang sosial tertentu, dan inilah yang menentukan bahasa seseorang.

Seperti yang disebutkan di atas, bahasa digunakan di setiap bagian kehidupan kita, dan itu adalah bagian terpenting dari komunikasi. Kita menggunakan bahasa dalam setiap situasi, setiap kali kita membutuhkan sesuatu. Kebutuhan kita menentukan bahasa kita, karena kita memilih jenis bahasa yang paling efektif untuk kebutuhan kita. Bukankah begitu?

Setiap kalimat memiliki fungsi khusus. Bisa itu mengungkapkan pernyataan, pertanyaan, perintah dll. Jika kita ingin mengetahui sesuatu, maka kita membuat kalimat dalam bentuk pertanyaan. Dalam kasus lain, jika kita ingin berbagi informasi atau emosi, kita memilih struktur pernyataan.



Menurut Geoffery Leech (1974), ada lima fungsi utama bahasa. Mari simak penjabarannya di bawah ini,

1. Fungsi informasi dapat dianggap paling penting, karena sangat membantu menyampaikan pesan, menjelaskan berbagai hal, dan memberikan informasi baru kepada pendengar . Sebenarnya, pesan adalah kata yang paling tepat menggambarkan fungsi ini. Fungsi informasi juga sangat terkait dengan kebenaran dan nilai, Singkatnya kebenaran dan nilai inilah yang kita simpulkan dari lawan bicara yang menyampaikan informasi.

2. Fungsi bahasa selanjutnya adalah fungsi ekspresif. Kita menggunakan fungsi ini setiap kali kita ingin mengekspresikan perasaan kita. Ada kata-kata yang digunakan untuk mengekspresikan sikap dan perasaan, yang tidak memberikan informasi tertentu. Contoh nyata dari kata-kata tersebut adalah kata-kata umpatan, juga berbagai seruan. Fungsi bahasa ini digunakan bukan untuk menyampaikan pesan, tetapi untuk mengekspresikan perasaan dan kesan. 

Karena fungsi bahasa yang ekspresif, kita dapat memahami kepribadian pembicara, dan emosinya. Sementara fungsi informasi dapat diilustrasikan pada contoh artikel ensiklopedia, fungsi ekspresif digunakan dalam literatur dan puisi. Setiap kali kita mengucapkan frasa seperti "Saya sangat menyukai film ini", kita tidak memberikan pendengar informasi tertentu tentang subjek kalimat ini, kecuali perasaan kita tentang hal tersebut.

3. Fungsi direktif bahasa digunakan untuk mendorong tindakan atau reaksi tertentu. Contoh dari fungsi ini adalah perintah,  permintaan, dll. Di sini makna afektif dan situasional dari “perkataan”  lebih penting daripada makna umum, yang membuat fungsi ini agak mirip dengan fungsi ekspresif. Fungsi direktif adalah fungsi kontrol sosial dan interaksi interpersonal.  Reaksi pendengar lebih penting daripada pemikiran yang diungkapkan oleh pembicara, karena reaksi ini menentukan apakah perkataan tersebut mencapai target atau tidak.

Setiap kali kita meminta seseorang untuk membawakan sesuatu, itu adalah salah satu contoh  penggunaan bahasa secara langsung. Kita memotivasi seseorang dan mempengaruhi perilakunya dengan cara tertentu. Terkadang kalimat direktif dapat mengekspresikan lebih dari satu fungsi. Misalnya, jika kita mengatakan "Aku lapar", itu berarti informasi tentang kita, dan permintaan makanan. Kalimat ini juga mengungkapkan perasaan kita, jadi contoh ini mewakili tiga fungsi bahasa dalam satu kalimat pendek.

4. Fungsi bahasa lainnya adalah fungsi estetika. Menurut Leech (1974), fungsi ini tidak memiliki tujuan tertentu. Di sini kata-kata dan kalimat dianggap sebagai artefak linguistik. Fungsi ini tidak berfungsi sebagai permintaan maupun sebagai pesan. Fungsi estetika membantu kita menggunakan kata-kata sebagai alat seni puitis, dan sebagai tanda-tanda tertentu. Di sini keindahan kata dan frasa yang dipilih lebih penting daripada manfaat informasi ini. 

Demi fungsi seperti itu, kami menggunakan kata sifat yang berbeda, seperti "cantik", "elegan", "indah", dan sebagainya. Menurut Jacobson (1933), yang mempelajari fungsi bahasa ini lebih dari orang lain, fungsi estetika tidak hanya bergantung pada struktur, tetapi juga pada norma-norma budaya. Dia juga memberikan contoh pengaruh seperti itu, membandingkan puisi Karel Macha, dan buku harian, sebagai contoh fungsi estetika yang diterapkan oleh generasi yang berbeda.

5. Fungsi bahasa kelima adalah fungsi phatic (basa-basi atau keakraban sosial). Satu-satunya tujuan dari fungsi tersebut adalah untuk menjaga hubungan sosial, dan untuk memulai, atau melanjutkan percakapan. Contoh terkenal dari budaya Inggris adalah pembicaraan kecil tentang cuaca. Pembicaraan seperti itu tidak memberi kita informasi yang diperlukan. 

Itu bahkan tidak mengekspresikan perasaan kita, tetapi itu membantu kita untuk berinteraksi dengan orang-orang. Setiap kali kita bertemu seseorang di jalan, kita dapat berbicara tentang cuaca, atau pekerjaan, atau anak-anak, itu tidak masalah. Alasan sebenarnya untuk pembicaraan semacam itu bukanlah minat, tetapi hanya keinginan untuk berbicara atau basa-basi. Tentu saja, percakapan seperti itu mungkin juga mengandung beberapa informasi menarik, tetapi itu tidak perlu.

Ada sistem klasifikasi lain untuk bahasa. Sebagai contoh, H. Douglas Brown menyoroti bukan lima,bahkan tujuh fungsi bahasa. Tetapi semua itu bergantung terhadap bahasa apa yang digunakan .


0 Response to "Lima Fungsi Bahasa"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel